Minggu, 15 Maret 2015

KEBIASAAN BARU

Jengjjeeettttttt…………

Postingan baru setelah sekian lama gak mempublish tulisan, karena beberapa tulisan lebih baik di simpan di Hardi Disk ketimbang di publish.

Kali ini mau bercerita tentang kebiasaan baru yang musti berangkat dan pulang “Bareng Ayam”. Tau kenapa berangkat dan pulang bareng ayam? Ayam itu kalo keluar kandang ketika fajar sedang naik ke peraduannya lalu ayam kalau pulang kerumah ketika fajar turun dari peraduannya. Yaa bahasanya berangkat pagi pulang petang.

Hal ini dilakukan karena sedang magang mahasiswa akhir. Emang magang dimana, kok bisa berangkat pagi pulang sore? Kita orang magang di ujung Jakarta. Kota administratif yang terkenal sama kemacetannya, polusinya, pelabuhannya, sampai kecelakaannya. Yup, Jakarta Utara. Kita orang magang di Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara. Jauhkan? Keren kan? Hal macam ini musti kita ambil bro, buat sesuatu yang baru. Secara dari lahir sampe kuliah lingkup masih di Jakarta Timur. Ya meski status masih kuliah tapi sedang mencicipi menjadi comuter yang jaraknya 30KM.
P AC 07 Sedang berada di lajur Terminal Kp. Rambutan

Setelah berangkat pagi pulang sore, hal baru yang kita orang rasakan adalah berangkutan umum. Setiap hari naik bis patas AC, meninggalkan motor di terminal lalu kita orang naik bis Patas AC nomor 07 Jurusan Kp. Rambutan- Tj. Priok. Hal ini dilakukan karena jarak yang cukup jauh dari rumah, waktu tempuh yang hampir sama dengan berkendara sepeda motor. Waktu tempuh sama naik motor, kenapa gak pilih motor? Naik motor kan juga pake tenaga, otak, dan pikiran. Belum lagi akibat- akibat yang ditimbulkan dengan berkendara itu. Memang kalo naik motor bisa jauh lebih irit dan berangkat bisa agak siangan, tetapi dampak lain yang tidak mau saya terima. Berangkat agak lebih pagi, bayar Rp. 10.000, duduk di kursi, bis berangkat, tidur lagi. Kalo naik motor kan beli bensin Rp. 20.000, duduk di kursi, tangan pegang stir, mata melihat, konsentrasi. Coba bayangkan perbandingannya perjalanan dua jam yang naik bis dua jam bisa tidur pikiran berisitirahat sehingga fresh sampe kantor, yang naik motor dua jam berpikir sampe kantor juga berpikir, pikiran fresh nya tadi sesaat di jalan. Yaa itulah perbandingan yang jadi acuan saya kenapa saya pilih bis sebagai angkutan menuju tempat magang.


Itulah kebiasaan baru saya selama magang ini. mudah- mudahan kebiasaan ini berlaku ketika saya bekerja sesungguhnya.   

0 komentar:

Posting Komentar